Pendahuluan
Pujilah TUHAN hai jiwaku! Pujilah
TUHAN hai orang-orang yang telah menerima berkatNya, dan para hambaNya dan
seluruh yang telah diciptakan oleh tanganNya. Marilah kita bersama-sama memuji
TUHAN. Sungguh besar kasih setia TUHAN menyertai seluruh perjalanan kehidupan
warga jemaat dan para pelayan gereja HKI Resort Khusu Hutasoit Pardomuan
dimulai dari awal rencana pembangunan gereja ini oleh para orang tua dan
keluarga kita hingga sampai saat ini oleh generasi penerus perjuangan mereka.
Tidak dapat kita pungkiri bahwa pada awal berdirinya Gereja ini pada tahun 1939
yang lalu pasti banyak perjuangan para keluarga dan orang tua kita untuk
mendirikannya tanpa harus mereka harapkan balas jasa pada saat itu. Kini
perjuangan mereka kita lanjutkan melalui memikirkan dan melakukan apa yang terbaik
untuk memberitakan Kerajaan Allah melalui HKI Resort Khusus Hutasoit Pardomuan
seperti yang ada saat ini. Namun perlu kita ketahui, bahwa perjuangan kita itu
akan sungguh sangat berarti apabila kita menjadikan TUHAN, sang Pemilik Gereja
menjadi pemimpin melalui hambaNya yang takut dan beribadah kepadaNya saja di
perjalanan Gereja ini. Warga jemaat dan para pelayan Gereja sudah selayaknya
mengucap syukur kepada TUHAN karena putra-putri warga jemaat dari Gereja ini
sudah ada 4 calon Pendeta, mendapatkan kepercayaan menjabat di Pemerintahan dan
keberhasilan putra-putri di bona pasogit dan di perantauan. Kiranya Tuhan
memberkati seluruh keluarga besar HKI Resort Khusus Hutasoit Pardomuan yang di
bona pasogit dan di perantauan.
Dengan melihat
perkembangan zaman saat ini yang membawa dampak yang besar terhadap IPTEK (Ilmu
Pengetahuan dan Tekhnologi), sosial bermasyarakat, serta ekonomi pasti kalau
kita tidak segera siap menghadapi semuanya itu pastilah kita hanya gigit jari
dan menjadi korban ketertinggalan zaman. Di tambah dengan program Pemerintah
mengenai Kaldera Toba dengan progaram Monaco
of Asia , maka haruslah kita segera cermat melihat itu semua. Tidak ada
saatnya lagi bermalas-malasan atau menunggu melihat apa yang terjadi atau
bahkan hanya mengharapkan bantuan dana dari orang yang berbelas kasih.
Dengan melihat itu
semua, maka saya menghadapkan dengan visi HKI menuju 100 Tahun HKI, yaitu HKI
yaang Kuat Iman, Missioner, Modern dan Dedikatif serta dengan mengingat
penyertaan Allah maka HKI (warga Jemaat dan Pelayan Gereja) dapat menghadapi
setiap perkembangan zaman tersebut. Pada saat ini saya dengan tegas
menyampaikan bahwa sudah saatnya kita seluruhnya mari berperan aktif mencapai
visi HKI tersebut marhite denggan jala
burju mulamulaon, ingot ma martangiang, jala ingot manghamauliateon dohot jamot
mamangke angka pasupasu dohot basabasa ni Jahowa di ngolunta be.
Pada tahun 2018 ini HKI menetapkan tahun
ini sebagai tahun Ibu dengan harapan para Ibu dapat menjadi berkat baik di tengah-tengah
keluarganya maupun bagi masyarakat. Melalui tahun Ibu ini, HKI berharap para Ibu
kembali kepada eksistensi dan hakekatnya seperti seorang Ibu, yaitu sebagai kehidupan dalam keluarga. Dalam istilah batak,
seorang ibu disebut dengan parsonduk
bolon, dimana dalam istilah tersebut seorang ibu menjadi manager dalam
proses perjalanan rumah tangga tanpa harus membatasi peran seorang suami yang
adalah kepala rumah tangga. Selain itu juga seorang Ibu adalah kesempurnaan
dalam sebuah keluarga. Dengan itu, Ibu mendapat peran yang penting memimpin keluarganya dalam hal kehidupan spiritualitas yang
berkualitas pada zaman ini.
Melihat penjelasan
tersebut maka Gereja HKI terkhusus HKI Resort Khusus Hutasoit Pardomuan turut
berperan aktif memperlengkapi warga jemaat dan para pelayan gereja melalui
beberapa program pelayanan yang akan dilaksanakan di tahun 2018 ini. Maka saya
mengharapkan para peserta rapat mari kita serius menggumuli beberapa hal yang
telah saya jelaskan di atas dan mari kita sama-sama memikirkan yang paling baik
program kegiatan pelayanan yang akan dilakukan oleh HKI Resort Khusus Hutasoit
Pardomuan sehingga membawa dampak yang berkualitas dalam kehidupan jemaat
maupun masyarakat sekitar. Barangkali program pelayanan tahun 2017 ada yang belum
terlaksana, mungkin di tahun 2018 ini kita dapat melaksanakannya.
Rapat
Program dan
Anggaran ini dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 14 Januari 2018 di
HKI Resort Khusus Hutasoit Pardomuan. kegiatan Rapat ini didahului
dengan Kebaktian Minggu yang dilayani oleh Pdt. Daniel Bonardo Pane
sebagai Liturgis dan Pengkhotbah Pdt. Dr. Langsung Sitorus, M.Th.
beserta para penatua yang turut dalam pelaksanaan Kebaktian Minggu
tersebut. untuk memperlancar kegiatan rapat ini maka Rpat ini dipandu
dan dipimpin oleh Majelis Rapat yang terpilih, yaitu
Jhonny Lumbantoruan, A.Md. dan Kartini Pintauli br. Simanjuntak, S.Pd.
Rapat
ini dihadiri oleh 34 orang yaitu Pendeta Resort, Majelis dan Aparatur
Resort
(Ka. Bagian, Pembangunan), utusan Lembaga/ Persekutuan Paduan Suara, dan
utusan
jemaat per sektor.
Akhir kata, saya
mengucapkan terimakasih. Kiranya rapat ini dapat berjalan dalam pengajaran dan
bimbingan Roh Kudus dan damai sejahtera Allah menyertai kita seluruhnya dalam
melaksanakan rapat ini, amin.
RENCANA KEGIATAN PELAYANAN RESORT (RKPR)
HKI RESORT KHUSUS HUTASOIT PARDOMUAN
TAHUN 2018
Tahun 2018 merupakan suatu tahun
berkat dan tahun yang penuh belas kasihan Allah dalam hidup kita. Dengan
bertambahnya tahun 2018, keluarga besar HKI Resort Khusus Hutasoit Pardomuan
harus memiliki pola pikir dan cara hidup yang lebih berkualitas dan lebih mantap
dibandingkan di tahun 2017 yang lalu. Untuk itu melalui Rencana Kegiatan
Pelayanan Resort (RKPR) kiranya HKI Resort Khusus Hutasoit Pardomuan dapat
memberi bekal dan kekuatan secara spiritual kepada para parhalado dan warga
jemaat. Untuk itu saya akan menyampaikan RKPR Tahun 2018 per bidang.
- Pelayanan Bidang Marturia
Adapun
yang akan dilaksanakan pada pelayanan Bidang Marturia adalah:
1.
Melaksanakan Ibadah Minggu setiap hari Minggu
dan Ibadah pada perayaan hari besar Kristen di tahun 2018.
2.
Mendukung Pelayanan Bidang Marturia yang
telah diputuskan oleh Pusat dan HKI Daerah IX Humbang
3.
Melaksanakan Baptisan Kudus (dengan dasar
Perintah Yesus Kristus di Matius 28: 19). Pelayanan ini dilaksanakn 2 x 1
tahun, yaitu bulan Juni dan Desember 2018
4.
Melaksanakan Perjamuan Kudus (dengan dasar
perintah Tuhan Yesus Kristus seperti dalam Matius 26: 17 – 35; Mark. 14: 12 –
15; Luk. 22: 7 – 23) dan kehidupan pada Jemaat mula-mula (1 Korint. 11: 23 –
26). Pelayanan ini dilaksanakan pada:
a.
Perayaan Hari Besar Gerejawi (sesuai kalender
liturgi)
b.
Kepada jemaat yang membutuhkan untuk
dilaksanakan di luar Gereja, mis. di rumah.[1]
c.
Ketika pelaksanaan Sidi (malua)
5.
Pemberkatan Pernikahan kepada pasangan
Laki-laki dan Perempuan putra dan putri warga jemaat.
6.
Pelaksanaan Sidi (malua) setelah melaksanakan
katekisasi dengan Pendeta. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni dan
Desember 2018.[2]
7.
Pelaksanaan Evangelisasi (partangiangan). Pelaksanaan
Partangiangan ini kita mulai pada hari Minggu, 11 Februari 2018 ketika
pelaksanaan Minggu. Saya mengharapkan agar masing-masing penatua sektor dan
warga jemaat di Sektor masing-masing agar mau mengarahkan para warga jemaat
untuk berkenan menerima kebaktian evangelisasi dilaksanakan di rumahnya. Pada
kegiatan ini, diharapkan seluruh para Parhalado mari kita sama-sama menggumuli
betapa pentingnya evangelisasi ini dalam memperlengkapi kita dan warga jemaat
dalam kehidupan spiritual kita masing-masing.
8.
Melaksanakan tukar mimbar atau mengundang
pengkhotbah dari luar HKI baik pada Ibadah Minggu atau pun dalam bentuk
Kebaktian Kebangunan Iman untuk memberikan suatu pengetahuan yang semakin
mantap mengenai iman, dan kehidupan rohani. Pengkhotbah ini akan adalah
Pengkhotbah dalam ruang Lingkup LWF, PGI, BKAG, dan Badan Eukemene yang tidak
bertentangan dengan ajaran dan teologi Kekristenan yang berdasar pada Alkitab
beserta tidak bertentangan dengan aturan HKI.
9.
Memperkenalkan liturgi variatif yang akan
dipakai pada Minggu Keluarga.
- Pelayanan Bidang Koinonia
Adapun
yang akan dilaksanakan pada pelayanan Bidang Koinonia ini adalah:
1.
Mendukung Pelayanan Bidang Koinonia yang
telah diputuskan oleh Pusat dan HKI Daerah IX Humbang
2.
Tetap menjalin kerjasama dan persekutan
dengan badan Eukumene Gereja, misalnya PGI, BKAG, LWF dan badan Eukumene yang
tidak bertentangan dengan ajaran dan teologi Kekristenan yang berdasar pada
Alkitab.
3.
Tetap melaksanakan Minggu Keluarga 1 x 1
bulan setiap minggu pertama. Dan pada saat ini kebaktian Sekolah Minggu
ditiadakan karena akan bersekutu bersama orangtuanya di Minggu Keluarga.
4.
Melalui Kepala Bagian Koinonia dan setiap
Koordinator Lembaga untuk membenahi setiap Lembaga yang ada di Gereja ini, khususnya
Lembaga Punguan Ama (PA) diberi perhatian khusus bagaimana agar PA kembali
bangkit dari tidurnya. Dengan mendukung program Pusat dan Daerah untuk Tahun Ibu
di tahun 2017 maka dilaksanakannya perlombaan untuk kaum Ibu antar sektor yang
akan kita laksanakan Pesta Parheheon kaum Ibu, dimana akan dilaksanakan pentas
karya kaum ibu dari masing – masing sektor. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada
bulan Juli 2018 nantinya.
5.
Menata kembali Persekutuan Lansia (minimal
berumur 60 tahun) di mana selama tahun 2017, Persekutuan Lansia sudah pasif.
6.
Menjalin lebih akrab kunjungan rumah tangga
warga jemaat.
7.
Mengikuti Konven/ Rapat Pendeta pada tanggal 13
– 15 Maret 2018 di Retret Center GBKP dan Sinode Kerja HKI pada tanggal 19 – 22
Juni 2018 yang akan dilaksanakan di Daerah IX Sumbagsel.
- Pelayanan Bidang Diakonia
Adapun
yang akan dilaksanakan pada pelayanan Bidang Diakonia ini adalah
1.
Mendukung Pelayanan Bidang Koinonia yang
telah diputuskan oleh Pusat dan HKI Daerah IX Humbang. Dalam hal ini
dikhususkan untuk melakukan pelatihan dan pembinaan untuk perbaikan ekonomi
warga jemaat yang dilaksanakan bergandengan dengan program Ka. Bidang Diakonia
HKI Daerah IX Humbang dengan melaksanakan pembinaan Pertanian dan peternakan
secara organik. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada bulan Juni 2018.
2.
Mengarahkan setiap keluarga warga jemaat
melalui surat penggembalaan atau pastoral untuk tetap menjaga kesehatan jasmani
terkhusus dalam pencegahan pemakaian Narkoba dan penyakit sosial lainnya bagi
kaum pemuda/i.
3.
Menjalin kerjasama dengan pihak Pemerintah
Desa atau yang bekerja dalam bidang Kesehatan dalam melakukan cek kesehatan
gratis khususnya bagi kaum Lansia.
4.
Melaksanakan bakti sosial terhadap warga
jemaat yang mengalami sukacita atau pun dukacita, termasuk bagi warga jemaat yang
mengalami sakit (opname minimal 3 hari atau sakit keras/ parah yang dirawat di
rumah).
4.
Bidang
Umum
Adapun
yang akan dilaksanakan pada pelayanan Bidang Umum ini adalah
1.
Mendukung Pelayanan Bidang Umum yang telah
diputuskan oleh Pusat dan HKI Daerah IX Humbang.
2.
Melanjutkan pengurusan pengelolahan PAUD Yang
berhubungan dengan kepentingan PAUD
3.
Melaksanakan Pembangunan fisik Gereja (baik
pengadaan inventaris yang diperlukan dan diharapkan tercapai sebelum tahun
2020).
4.
Melaksanakan evaluasi kegiatan Panitia Ulang
Tahun 80 Tahun di mana selama tahun 2018 akan dilaksanakan 3 kali masa
evaluasi..
5.
Membuka kesempatan bagi warga jemaat untuk
menyampaikan aspirasi atau masukan bahkan kritikan yang membangun untuk dibahas
di parhalado maupun di majelis dan aparatur Resort. Namun penyampaiannya
haruslah dengan bersikap sopan, tutur kata yang baik, dan tidak melayani dalam
hal surat maupun sms maupun dengan perantaraan.
6.
Mendoakan dan mendukung kesuksesan pemilihan
Kepala Daerah.
7.
Mendukung program pemerintah baik tingkat
desa maupun pusat untuk menciptakan kesejahteraan dan kedamaian masyarakat.
- Bidang Keuangan dan Pembangunan
Adapun
yang akan dilaksanakan pada pelayanan Bidang Keuangan dan Pembangunan ini
adalah:
1.
Melaksanakan Persembahan I dan II setiap
ibadah Minggu dan Perayaan hari besar Kristen dan hasilnya masuk ke kas jemaat
2.
Melaksanakan Persembahan III setiap ibadah
Minggu dan Perayaan hari besar Kristen dan hasilnya masuk ke kas pembangunan
3.
Melaksanakan Persembahan IV 1 x per bulan,
yaitu setiap minggu akhir per bulannya dan hasilnya masuk ke PAUD
4.
Melaksanakan persembahan berupa amplop untuk
dana yang diperlukan oleh Panita Perayaan Ulang Tahun 80 Tahun HKI Resort
Khusus Hutasoit Pardomuan tahun 2019. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni
dan Desember 2018
5.
Membuka buku tabungan dan nomor Rekening HKI
Resort Khusus Hutasoit pardomuan.
6.
Melaksanakan Kewajiban iuran tahun: untuk
tahun ini iuran Tahun Rp. 180.000/ KK. Bagi jemaat yang belum melunasi di tahun
2015, 2016 dan 2017 diharapkan untuk segera dibayarkan. Hasilnya untuk kas
Jemaat
7.
Melaksanakan Kewajiban Janji Iman: untuk
tahun ini Janji Iman harus ditetapkan minimal Rp. 100.000/KK. Bagi jemaa yang
belum melunasi di tahun 2015, 2016 dan 2017 harap segera dibayarkan. Hasilnya
diperuntukkan untuk Kas Pembangunan
8.
Melaksanakan penggalanan dana melalui lelang
minggu keluarga 1 x per bulan. Sehubungan dengan itu, dengan adanya Pelaksanaan
Rapat Pendeta beserta Sinode Kerja HKI, maka diperlukan dana yang cukup banyak.
Untuk itu di bulan Maret dan Juni kita melakukan penggalangan dana baik berupa
lelang maupun spontanitas dan kekurangannya dapat ditutupi dengan kas jemaat.
9.
Berkerjasama dengan pengurus pembangunan
untuk pengadaan Proposal yang akan kita sampaikan ke beberapa instansi
pemerintahan maupun swasta. Sarana ini kita pakai untuk membantu pelunasan
terhadap Pembangunan Rumah Dinas Pendeta, serta pengadaan fasilitas pendukung
pelayanan.
10.
Administrasi (ADM) pernikahan: dikenakan 2
kaleng beras (harga sesuai dengan harga pasar) yang dibayarkan oleh pihak
keluarga laki-laki, dan pihak keluarga perempuan wajib hanya membayarkan 1
kaleng beras yang kita peruntukkan untuk Pembangunan, ditambah dengan harga
bewes Rp. 80.000,- yang dibayarkan oleh pihak keluarga laki-laki.
11.
Administrasi (ADM) ikat janji (martumpol).
Apabila dalam konsep marpulunsaut,
maka ADM dikenakan 1 Kaleng beras (harga sesuai dengan harga pasar) oleh pihak
keluarga laki-laki dan dari pihak perempuan.
12.
Administrasi (ADM) Baptisan Kudus dan Sidi
(malua) umum: diberlakukan kewajiban dengan kewajiban 1 kaleng beras (harga
sesuai dengan harga pasar) dan blanko Rp.50.000. apabila ada pelaksanaan di
luar jadwal yang telah ditetapkan maka dikenakan biaya administrasi: 2 kaleng
beras (harga sesuai dengan harga pasar) dan harga blanko Rp. 80.000,-.[3]
13.
Melakukan pesta-pesta sektor[4]
dan pesta olopolop HKI Hutasoit Pardomuan yang ke-79 serta pesta gotilon (panen), dan pesta yang
disepakati lainnya yang akan dilakukan di HKI Resort Khusus Hutasoit Pardomuan.
Hasil dari pesta itu adalah: 50% untuk kas jemaat dan 50% untuk kas
pembangunan.
14.
Melaksanakan pengumpulan dana spontanitas
untuk keberangkatan Sinode Kerja HKI (dari gereja ini ada 2 yang akan berangkat,
yaitu Pendeta Resort dan utusan Rumah Tangga dalam hal ini yaitu seorang
Parhalado) adapun kegiatan ini dilaksanakn pada bulan Juni dan Agustus 2018
15.
Melaksanakan tutup buku keuangan 1 x 1 bulan
dan dilaksanakan langsung bersama-sama seluruh parhalado dan akan diperiksa
oleh BPKR secara triwulan (1 x 3 bulan).
16.
Turut mendukung program Pembangunan yang
telah direncanakan oleh Pengurus Pembangunan Gereja.
17.
Mengurus surat tanah Gereja HKI Resort Khusus
Hutasoit Pardomuan.
- Bidang Pengajaran
Adapun
yang akan dilaksanakan pada pelayanan Bidang Pengajaran ini adalah:
1.
Melaksanakan Sermon Parhalado setiap 1 x 1
minggu yaitu di hari Sabtu. Saya harapkan ketertarikan untuk sermon di tahun
2018 ini hendaknya dapat meningkat.
2.
Melaksanakan Pengajaran terhadap calon
pengantin yang akan menikah (konseling pra-nikah)
3.
Melaksanakan pengajaran terhadap orang tua
yang akan membaptiskan anaknya.
4.
Melaksanakan pengajaran sidi (katekisasi)
bagi anak-anak warga jemaat dan parhalado yang akan naik sidi (malua) selama 6
bulan yaitu bulan Februari – Juni 2018 dan Juli – Desember 2018.
5.
Melaksanakan pengajaran bagi calon Sintua
dalam memantapkan tugas pelayanan. Rencana pada tahun 2018 akan direkrut calon
penatua untuk memaksimalkan pelayanan di masing – masing sektor.
6.
Melaksanakan Sermon Guru Sekolah Minggu yang
dilaksanakan pada hari Jum’at setiap minggunya. Hal ini bertujuan untuk
memantapkan persiapan Guru Sekolah Minggu dalam hal pengajaran Anak Sekolah
Minggu yang kreatif, modern dan penuh sukacita. Kemudian dibekali dengan
pembinaan dan pelatihan Guru Sekolah Minggu dalam skope HKI Daerah IX Humbang.
Demikianlah Rencana kegiatan ini diperbuat, dengan
harapan dengan Rencana Kegiatan ini, sukacita dalam peribadahan mendatangkan
berkat bagi seluruh Keluarga Besar HKI Resort Khusus Hutasoit Pardomuan. Akhir
kata saya mengucapkan terimakasih.
[1] Apabila ada jemaat yang membutuhkan Perjamuan Kudus, terlebih
dahulu dilaporkan kepada Sintua Sektor, dan Sintua Sektorlah yang akan
menyampaikan kepada Pendeta.
[2] Apabila ada anggota jemaat yang ingin memohon pelaksanaan Sidi
(malua) di luar bulan Desember 2017 (dalam hal ini disebut malua istimewa),
maka terlebih dahulu harus menerima pengajaran dari Pendeta minimal 2 x sebelum
pelaksanaannya.
[3] Point 7, 8, dan 9 pada bidang Keuangan dan Pembangunan: ADM yang dikumpulkan
(kecuali ke pembangunan) dilakukan
pembagian sebagai berikut: 50% ke Gereja, 20% untuk Pendeta, dan 30% untuk
Parhalado yang hadir. Namun hal ini dapat tidak berlaku apabila kondisi
keuangan jemaat membutuhkan perhatian khusus. Akan tetapi harus terlebih dahulu
dilunasi kewajibannya: iuran tahunan dan janji iman.
[4] Pesta Sektor yang direncanakan:
·
Pesta Sektor I: Sektor Sosor
Tambak dengan Lintong Gaol yang akan dilaksanakan pada bulan Maret 2018
·
Pesta Sektor II: Sektor
Kompleks Gereja dengan Ambar Bolak yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2018
·
Pesta Sektor III: Sektor Jalan
Martabe dengan Lumban Lobu yang akan dilaksanakan pada bulan September 2018
RANCANGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA RESORT
(RAPBR)
HKI RESORT KHUSUS HUTASOIT
PARDOMUAN
TAHUN 2018
- Pendapatan
No
|
Uraian
Pendapatan
|
Anggaran (Rp. ,-)
|
1
|
Persembahan I, II
|
46.283.000
|
2
|
Persembahan Perjamuan Kudus
|
2.500.000
|
3
|
Persembahan Sekolah Minggu
|
5.500.000
|
4
|
Persembahan Partangiangan
|
9.000.000
|
6
|
Persembahan Tahun Baru Keluarga
|
2.059.000
|
7
|
Persembahan Tahunan (180.000 x 160 KK)
|
28.800.000
|
8
|
Ucapan Syukur
|
15.000.000
|
9
|
Persembahan Natal 2017
|
2.508.000
|
10
|
ADM Kawin (160.000 x 15)
|
2.400.000
|
11
|
ADM Baptis (160.000 x 20)
|
3.200.000
|
12
|
ADM Sidi (160.000 x 20)
|
3.200.000
|
13
|
Pesta / Lelang Pesta
|
14.000.000
|
14
|
Persembahan Pesta Perkawinan atau
Martumpol
|
1.200.000
|
TOTAL
|
135.650.000
|
- Perbelanjaan
No
|
Uraian
Perbelanjaan
|
Perbulan
(Rp.
,-)
|
Pertahun
(Rp. ,-)
|
1
|
Target ke Pusat[1]
|
3.200.000
|
38.400.000
|
2
|
Target ke Daerah
|
950.000
|
11.400.000
|
3
|
Penambahan Gaji Pendeta
|
2.200.000
|
26.400.000
|
4
|
Biaya Rapat Pendeta
|
2.500.000
|
|
5
|
Biaya Tumpak Liat Pendeta
|
600.000
|
|
6
|
Biaya Listrik
|
300.000
|
3.600.000
|
7
|
Biaya Kopi/ Minum Parhalado
|
200.000
|
2.400.000
|
8
|
Biaya Kebersihan Gereja
|
300.000
|
3.600.000
|
9
|
Biaya Insentif Sekretaris
|
250.000
|
3.000.000
|
10
|
Insentif Bendahara
|
250.000
|
3.000.000
|
11
|
Sipalas roha Parhalado (650.000 x 15)
|
9.750.000
|
|
12
|
Sipalas roha Majelis dan Aparatur Resort non
parhalado (100.000 x 6)
|
600.000
|
|
13
|
Sipalas roha Pembangunan (350.000 x 3)
|
1.050.000
|
|
14
|
Sipalas roha ke Punguan Koor (100.000 x 6)
|
600.000
|
|
15
|
Sipalas roha ke BPKR (150.000 x 3)
|
450.000
|
|
16
|
Sipalas roha Organis (100.000 x 1)
|
100.000
|
|
17
|
Sipalas roha Guru Sekolah Minggu
|
3.000.000
|
|
18
|
Sipalas roha ke Song Leader
|
300.000
|
|
19
|
Biaya Potong rumput
|
200.000
|
2.400.000
|
20
|
Biaya Rapat - rapat
|
2.600.000
|
|
21
|
Biaya Pembelian Buku (Almanak, Bina Anak)
|
2.000.000
|
|
22
|
Biaya Pembinaan – Pelatihan
|
3.000.000
|
|
23
|
Biaya Alat Kebersihan
|
2.000.000
|
|
24
|
Biaya Fotocopy
|
2.000.000
|
|
25
|
Biaya Resepsi Sekolah Minggu + Bingkisan
|
5.000.000
|
|
26
|
Biaya Pengkhotbah @ Rp. 200.000
|
2.400.000
|
|
25
|
Biaya tidak terduga
|
3.500.000
|
|
TOTAL
|
135.650.000
|
Penutup
Demikianlah hasil rapat ini
dituliskan dengan harapan segala yang telah diprogramkan dapat dilaksanakan
hanya untuk kemuliaan Nama JAHOWA, Allah yang Maha kuasa di dalam Yesus Kristus
dan Persekutuan Roh Kudus. Akhir kata saya mengutip apa yang dikatakan oleh
Paulus di dalam suratnya Filipi 2: 1 -5: “ Jadi karena dalam Kristus ada
nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas
kasihan, karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati
sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari
kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan
rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya
sendiri; dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri,
tetapi kepentingan orang lain juga. Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama,
menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,”. Amin. Tuhan memberkati.



